Tampilan dan tayangan media online Islam yang ada, tentunya banyak blog perorangan yang bernuansa, berbasis islami. Masalah mendasar dimungkinkan adanya sponsor dana maupun sponsor yang mungkin bisa mendikte konten media online bernafas Islam. Media online harus sudah punya seperangkat kebijakan dalam mengenakan biaya untuk akses online ke situs Web mereka.
Media online cukup populer dan menarik lebih banyak pembaca, tidakselalu berarti adanya penurunan sirkulasi dan keuntungan dari versi cetaknya. Meskipun begitu, beberapa perusahaan media cetak telah mengalami penurunan tirasnya. tentunya banyak blog perorangan yang bernuansa, berbasis islami. Masalah mendasar dimungkinkan adanya sponsor dana maupun sponsor yang mungkin bisa mendikte konten media online bernafas Islam.
Media online harus sudah punya seperangkat kebijakan dalam mengenakan biaya untuk akses online ke situs Web mereka. Media online cukup populer dan menarik lebih banyak pembaca, tidak selalu berarti adanya penurunan sirkulasi dan keuntungan dari versi cetaknya.
Meskipun begitu, beberapa perusahaan media cetak telah mengalami penurunan tirasnya.
Sumber:
wasathon.com/politika/view/2012/08/02/media_online_sebagai_katalisator_syiar_dan_dakwah_islamBerbicara mengenai prostitusi di negeri ini seolah tidak ada kunjung habisnya, dan malah semakin canggih serta rapi dilakukan oleh para pelakunya. Kalau dahulu pelaku penjajah seks melakukan praktek prostitusi memiliki tempat khusus, namun saat ini modusnya itu dirubah dengan gaya baru yaitu melalui media sosial seperti twitter, facebook dan lainnya.
Kasus prostitusi online ini mulai terkuak ketika seorang wanita berinisial DA (26 thn) mati terbunuh di kamar kostnya oleh pelanggannya sediri daerah Jakarta. Kejahatan semacam ini tidak boleh dianggap sepeleh dan remeh, serta mendiamkan begitu saja. Sebagai bangsa yang besar dan sebagai orang yang beriman wajib bagi kita untuk segera memerangi kejahatan prostitusi semacam ini.
Karena bisa jadi yang akan menjadi korbannya adalah orang terdekat dari kita seperti keluarga, teman, saudara dan tetangga. Bukankah Allah mengingatkan kepada kita agar sebagai orang beriman kita harus melindungi diri, dan keluarga dari siksa api neraka, karena bahan bakar nereka itu dari batu dan manusia (lihat QS. At-Tahrim : 6).
Jika kita lihat dan perhatikan alasan para pelaku atau korban penjualan seks yaitu karena alasan tuntutan ekonomi dan kebutuhan ekonomi yang tinggi. Inilah merupakan alasan yang sangat klasik, yang selalu mereka teriakkan, padahal ada alasan yang lain tidak terungkap yaitu mengikuti gaya hidup dan selalu konsumtif. Pihak aparat hukum terus mengupayakan mengungkap kasus prostitusi online ini secara serius, karena sudah dianggap darurat.